Pernahkah kalian bermain ke tempat-tempat yang
menarik dan memberikan kesan yang sulit untuk dilupakan, seperti bermain
di sungai, bermain di bawah air terjun, atau sekedar berfoto dengan
background pemandangan yang indah? Saya yakin kita semua pernah
merasakan indahnya panorama alam Indonesia. Dalam ingatan masa lalu,
seseorang akan terkenang bila melihat merasakan suatu pemandangan yang
menggugah kembali ingatannya itu. Yap” nostalgia masa lalu merupakan hal
yang sulit untuk diulang kembali. Apalagi ditengah perkembangan
penduduk yang begitu pesat di Negara kita ini, dimana kebutuhan hidup
yang semakin meningkat. Hal ini mengubah funsi lahan yang ada, seperti
sungai yang dahulu tempat kita bermain, telah jauh berbeda keadaannya.
Sungai yang dahulu jernih, dengan beragam ikan yang sering dipancing dan
sekarang menjadi hitam pekat dan beraroma tidak sedap. Saat ini mungkin
sudah tiada lagi ikan disana. Perubahan-perubahan tersebut muncul
seiring dengan meningkatnya kebutuhan hidup masyarakat yang tidak
tertampung lagi dengan sumber daya alam yang relatif tetap. Sehingga
dilakukanlah perkembangan-perkembangan di berbagai bidang, namun yang
disayangkan bahwa perkembangan yang dilakukan tidak sepenuhnya dilandasi
dengan prinsip-prinsip ekologi yang penting untuk menunjang pemenuhan
kebutuhan hidup secara berkelanjutan. Dengan lemahnya landasan yang
bersifat ekosentris pada suatu perindustrian maka ada suatu sisi yang
bisa membuat putusnya mata rantai kehidupan alami.
Pada prinsipnya Mico hadir sebagai bagian dari konservasi di masa modern, dimana pada masa modern terdapat tuntutan untuk menggunakan sumber daya alam yang kita miliki tidak hanya dilindungi dan dilestarikan. Namun ada beberapa hal yang dapat kita manfaatkan akan kehadiran sumber daya tersebut dengan tetap menjaga keberlanjutan sumber daya tersebut. Dalam penjelasannya, perlindungan yang dimaksud ialah perlindungan terhadap proses-proses ekologi dan sistem pendukung kehidupan seperti tanah, air, dan udara. Dimana sungai, hutan, dan laut merupakan bagian dari sistem yang menyangga kehidupan kita selama ini, ketika hutan itu diubah menjadi bangunan tanpa resapan air, akan mengakibatkan air tidak meresap ke tanah dan terjadilah banjir. Aliran sungai yang tercampur limbah sebenarnya mengalami suatu proses purifikasi yang disebut dengan daya asimilasi. Daya asimilasi inilah yang membuat sungai akan jernih dengan sendirinya. Semakin banyak limbah yang masuk kedalam aliran ini, maka semakin lama purifikasi terjadi. Bahkan bila daya asimilasi terlampaui akan mengakibatkan rusaknya sungai dengan berbagai komponennya. Oleh karenanya pemerintah pun mengeluarkan kijaksananan melalui perundang-undangan mengenai daerah konservasi dengan berbagai keunikannya. Namun penetapan kebijaksanaan itu pun akan menjadi sulit, tanpa adanya peran aktif kita sebagai masyarakat dalam melindungi sistem-sistem penyangga kehidupan tersebut.Sistem-sistem itu merupakan habitat. Habitat merupakan tempat tinggal makhluk hidup. Dimana didalamnya terdapat komponen -komponen yang dibutuhkan, seperti makanan dan sumber air. Habitat yang alami merupakan habitat yang berjalan tanpa campur tangan manusia daqn biasanya habitat yang mereka tinggali cukup luas. Pada area yang kecil, manusia dapat menciptakan habitat (buatan) bagi tanaman dan satwa contohnya dengan membuat kolam kecil, atau menyediakan pekarangan dihalaman rumah. Tanpa disadari pekarangan rumah menyediakan suatu interaksi yang berkesinambungan dengan makhluk hidup didalamnya, seperti hadirnya burung-burung dan serangga. Salah satu manfaat yang ada ialah tersuplainya gas oksigen oleh tumbuhan, begitu pula pada sarana akuarium dimana ekosistem air beserta tanaman airnya pun melakukan pernafasan yang mendaur ulang gas-gas di sekitar lingkungan kita. Jadi pada dasarnya kita akan belajar untuk menata sistem yang dibuat sedemikian miripnya dalam sebuah akuarium.
Bila sistem tersebut berjalan sesuai dengan prosesnya maka akan mendukung kelestarian keberagamaa jenis flora dan fauna yang ada disana. Dalam kesehariannya kita seringkali tidak mengenal siapakah tanaman yang ada dihadapan kita, untuk apa mereka ada, dan bagaimana bila mereka tidak ada. Oleh karena itu dalam perjalannannya, Mico akan menghadirkan informasi yang bisa digunakan oleh kita untuk mengenal lebih jauh mengenai siapa tanaman yang ada didepan kita, bagaimana statusnya, bagaimana mereka berkembang-biak/beregenerasi, dimana mereka hidup, apa yang mereka tidak sukai dan lainnya. Informasi ini penting untuk mendukung proses kehidupan kita dan tanaman itu sendiri. Sehingga akan kita rasakan manfaat dari kehadiran tanaman itu disekitar kita. Informasi ini pun penting bagi kita dalam mengetahui daya regenerasi tanaman itu, dimana setiap jenis tanaman akan memiliki daya regenerasi yang berbeda. Daya regenerasi ini penting ketika kita ingin mengambil jenis ini dihabitat aslinya, seperti kearifan lokal yang dicontohkan orang baduy yang tidak serakah dalam mengambil hasil alam. Dalam mengambil hasil alam (berburu), masyarakat baduy tidak menangkap secara berlebihan hewan yang ada didalam hutan. Namun hanya sekedar cukup untuk saat itu saja, perlu perhitungan yang tepat dalam mengetahui waktu pengambilan buruan, jumlah yang bisa diburu dalam waktu tertentu.Didalam ilmu biologi, daya regenerasi makhluk hidup, bila terlampaui maka akan mengakibatkan kepunahan bagi jenis itu. Oleh karenanya diperlukan kehati-hatian dalam mengambil sumber daya alam tersebut.
Semakin banyak informasi yang diketahui oleh masyarakat, maka akan memudahkan kita dalam memahami karakteristik tanaman tersebut. Sehingga kita dapat mengetahui peran apa saja yang bisa dimanfaatkan oleh kita. Oleh karenanya Mico akan berusaha untuk memberikan kemudahan dalam mencari informasi yang dibutuhkan, dan akan diimplementasikan dalam sebuah buku MICO dan web miniaturecosystem.com. Adapun manfaat yang diharapkan dapat muncul dari program ini ialah, memberikan rasa nyaman dan tenang ketika melihat produk mico ini sehingga mengurangi tingkat stress akibat pekerjaan. Oleh karena itu, dalam penyusunan maket ini estetika dirasakan penting untuk menjadi bagian dalam maket. Partisipasi masyarakat dalam Mico akan menambahkan daerah konservasi buatan berupa daerah konservasi ek situ (aquarium), dan ladscape taman-taman yang ada dihalaman. Semakin banyaknya masyarakat yang menggunakan produk alam ini, maka setidaknya seorang hobiis akan memberikan sedikit tempat didalam rumahnya sehingga memperluas daerah hijau yang menghasilkan oksigen dan mendukung gerakan “Go Green” yang sedang dijalankan oleh kita.
Seperti yang kita ketahui, bahwa tumbuhan memiliki banyak sekali manfaat yang bisa dicapai bila kita mengetahui potensinya. Potensi-potensi tumbuhan diantaranya ialah bahan makanan, obat-obatan, bahan industry, bahan bangunan, alat rumah tangga, komoditi dagang, tanaman hias, makanan ternak, sumber daya plasma nutfah, ekowisata dan pelindung. Setiap tumbuhan yang berbeda akan memiliki karakter yang berbeda, begitu pula dengan fungsi tumbuhan tersebut, pasti terdapat perbedaan.
Saya yakin bahwa ekonomi akan berbanding lurus dengan lingkungan, dimana lingkungan yang baik akan memberikan dampak positif bagi perekonomian yang kita miliki, sehingga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, dalam buku Prinsip-prinsip ekologi, Prof Zoer’aini mengatakan bahwa seorang ahli ekonomi perlu mempelajari ekologi, sehingga didalam mendapatkan keuntungan yang maksimal juga memperoleh kualitas lingkungan yang maksimal. Menurut Soemarwoto (1983), manfaat yang dapat kita peroleh dari sebuah konservasi ialah tersedianya sumber daya alam untuk pembangunan terlanjutkan, sumber daya plasma nutfah, tersedianya bahan yang beranekaragam jenisnya untuk berbagai keperluan dan potensi manfaat melalui penelitian
Oleh karena itu ada beberapa rencana yang akan kami coba bangun dan pertahankan dalam MICO ini, dimana
a. Mico akan menjadi jasa penyedia bahan dalam rangka penelitian-penelitian.
b. Memberikan sarana edukatif baik dalam bentuk tulisan maupun dalam komunikasi yang semuanya berbasiskan ekosistem melalui pendekatan ekosentris.Dalam bentuk tulisan misalnya dengan memberikan informasi pada maket yang telah selesai ataupun dalam bentuk buku panduan yang sedang disusun dalam rangka memberikan informasi yang selengkapnya mengenai suatu spesies beserta interaksinya didalam suatu ekosistem. Diharapkan informasi yang akan dibukukan akan menumbuhkan rasa cinta akan ekosistem yang kita miliki dan mengerti peran dari setiap makhluk hidup yang mereka temukan.
c. Melakukan dan menumbuhkan terdorongnya gerakan Go Green dengan tumbuhnya rasa cinta mengenai miniature ecosystem ini yang setidaknya seorang pembeli akan menyediakan tempat bagi tumbuhnya vegetasi tersebut dirumah / tempat pembeli meletakan maket ini.Sehingga titik-titik lokasi yang bersifat go green semakin banyak. Serta mendorong banyak orang untuk tetap melestarikan alamnya dengan peningkatan kebutuhan akan budidaya tanaman yang diperlukan.
d. Melakukan riset-riset yang akan dipublikasikan.
Pada prinsipnya Mico hadir sebagai bagian dari konservasi di masa modern, dimana pada masa modern terdapat tuntutan untuk menggunakan sumber daya alam yang kita miliki tidak hanya dilindungi dan dilestarikan. Namun ada beberapa hal yang dapat kita manfaatkan akan kehadiran sumber daya tersebut dengan tetap menjaga keberlanjutan sumber daya tersebut. Dalam penjelasannya, perlindungan yang dimaksud ialah perlindungan terhadap proses-proses ekologi dan sistem pendukung kehidupan seperti tanah, air, dan udara. Dimana sungai, hutan, dan laut merupakan bagian dari sistem yang menyangga kehidupan kita selama ini, ketika hutan itu diubah menjadi bangunan tanpa resapan air, akan mengakibatkan air tidak meresap ke tanah dan terjadilah banjir. Aliran sungai yang tercampur limbah sebenarnya mengalami suatu proses purifikasi yang disebut dengan daya asimilasi. Daya asimilasi inilah yang membuat sungai akan jernih dengan sendirinya. Semakin banyak limbah yang masuk kedalam aliran ini, maka semakin lama purifikasi terjadi. Bahkan bila daya asimilasi terlampaui akan mengakibatkan rusaknya sungai dengan berbagai komponennya. Oleh karenanya pemerintah pun mengeluarkan kijaksananan melalui perundang-undangan mengenai daerah konservasi dengan berbagai keunikannya. Namun penetapan kebijaksanaan itu pun akan menjadi sulit, tanpa adanya peran aktif kita sebagai masyarakat dalam melindungi sistem-sistem penyangga kehidupan tersebut.Sistem-sistem itu merupakan habitat. Habitat merupakan tempat tinggal makhluk hidup. Dimana didalamnya terdapat komponen -komponen yang dibutuhkan, seperti makanan dan sumber air. Habitat yang alami merupakan habitat yang berjalan tanpa campur tangan manusia daqn biasanya habitat yang mereka tinggali cukup luas. Pada area yang kecil, manusia dapat menciptakan habitat (buatan) bagi tanaman dan satwa contohnya dengan membuat kolam kecil, atau menyediakan pekarangan dihalaman rumah. Tanpa disadari pekarangan rumah menyediakan suatu interaksi yang berkesinambungan dengan makhluk hidup didalamnya, seperti hadirnya burung-burung dan serangga. Salah satu manfaat yang ada ialah tersuplainya gas oksigen oleh tumbuhan, begitu pula pada sarana akuarium dimana ekosistem air beserta tanaman airnya pun melakukan pernafasan yang mendaur ulang gas-gas di sekitar lingkungan kita. Jadi pada dasarnya kita akan belajar untuk menata sistem yang dibuat sedemikian miripnya dalam sebuah akuarium.
Bila sistem tersebut berjalan sesuai dengan prosesnya maka akan mendukung kelestarian keberagamaa jenis flora dan fauna yang ada disana. Dalam kesehariannya kita seringkali tidak mengenal siapakah tanaman yang ada dihadapan kita, untuk apa mereka ada, dan bagaimana bila mereka tidak ada. Oleh karena itu dalam perjalannannya, Mico akan menghadirkan informasi yang bisa digunakan oleh kita untuk mengenal lebih jauh mengenai siapa tanaman yang ada didepan kita, bagaimana statusnya, bagaimana mereka berkembang-biak/beregenerasi, dimana mereka hidup, apa yang mereka tidak sukai dan lainnya. Informasi ini penting untuk mendukung proses kehidupan kita dan tanaman itu sendiri. Sehingga akan kita rasakan manfaat dari kehadiran tanaman itu disekitar kita. Informasi ini pun penting bagi kita dalam mengetahui daya regenerasi tanaman itu, dimana setiap jenis tanaman akan memiliki daya regenerasi yang berbeda. Daya regenerasi ini penting ketika kita ingin mengambil jenis ini dihabitat aslinya, seperti kearifan lokal yang dicontohkan orang baduy yang tidak serakah dalam mengambil hasil alam. Dalam mengambil hasil alam (berburu), masyarakat baduy tidak menangkap secara berlebihan hewan yang ada didalam hutan. Namun hanya sekedar cukup untuk saat itu saja, perlu perhitungan yang tepat dalam mengetahui waktu pengambilan buruan, jumlah yang bisa diburu dalam waktu tertentu.Didalam ilmu biologi, daya regenerasi makhluk hidup, bila terlampaui maka akan mengakibatkan kepunahan bagi jenis itu. Oleh karenanya diperlukan kehati-hatian dalam mengambil sumber daya alam tersebut.
Semakin banyak informasi yang diketahui oleh masyarakat, maka akan memudahkan kita dalam memahami karakteristik tanaman tersebut. Sehingga kita dapat mengetahui peran apa saja yang bisa dimanfaatkan oleh kita. Oleh karenanya Mico akan berusaha untuk memberikan kemudahan dalam mencari informasi yang dibutuhkan, dan akan diimplementasikan dalam sebuah buku MICO dan web miniaturecosystem.com. Adapun manfaat yang diharapkan dapat muncul dari program ini ialah, memberikan rasa nyaman dan tenang ketika melihat produk mico ini sehingga mengurangi tingkat stress akibat pekerjaan. Oleh karena itu, dalam penyusunan maket ini estetika dirasakan penting untuk menjadi bagian dalam maket. Partisipasi masyarakat dalam Mico akan menambahkan daerah konservasi buatan berupa daerah konservasi ek situ (aquarium), dan ladscape taman-taman yang ada dihalaman. Semakin banyaknya masyarakat yang menggunakan produk alam ini, maka setidaknya seorang hobiis akan memberikan sedikit tempat didalam rumahnya sehingga memperluas daerah hijau yang menghasilkan oksigen dan mendukung gerakan “Go Green” yang sedang dijalankan oleh kita.
Seperti yang kita ketahui, bahwa tumbuhan memiliki banyak sekali manfaat yang bisa dicapai bila kita mengetahui potensinya. Potensi-potensi tumbuhan diantaranya ialah bahan makanan, obat-obatan, bahan industry, bahan bangunan, alat rumah tangga, komoditi dagang, tanaman hias, makanan ternak, sumber daya plasma nutfah, ekowisata dan pelindung. Setiap tumbuhan yang berbeda akan memiliki karakter yang berbeda, begitu pula dengan fungsi tumbuhan tersebut, pasti terdapat perbedaan.
Saya yakin bahwa ekonomi akan berbanding lurus dengan lingkungan, dimana lingkungan yang baik akan memberikan dampak positif bagi perekonomian yang kita miliki, sehingga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, dalam buku Prinsip-prinsip ekologi, Prof Zoer’aini mengatakan bahwa seorang ahli ekonomi perlu mempelajari ekologi, sehingga didalam mendapatkan keuntungan yang maksimal juga memperoleh kualitas lingkungan yang maksimal. Menurut Soemarwoto (1983), manfaat yang dapat kita peroleh dari sebuah konservasi ialah tersedianya sumber daya alam untuk pembangunan terlanjutkan, sumber daya plasma nutfah, tersedianya bahan yang beranekaragam jenisnya untuk berbagai keperluan dan potensi manfaat melalui penelitian
Oleh karena itu ada beberapa rencana yang akan kami coba bangun dan pertahankan dalam MICO ini, dimana
a. Mico akan menjadi jasa penyedia bahan dalam rangka penelitian-penelitian.
b. Memberikan sarana edukatif baik dalam bentuk tulisan maupun dalam komunikasi yang semuanya berbasiskan ekosistem melalui pendekatan ekosentris.Dalam bentuk tulisan misalnya dengan memberikan informasi pada maket yang telah selesai ataupun dalam bentuk buku panduan yang sedang disusun dalam rangka memberikan informasi yang selengkapnya mengenai suatu spesies beserta interaksinya didalam suatu ekosistem. Diharapkan informasi yang akan dibukukan akan menumbuhkan rasa cinta akan ekosistem yang kita miliki dan mengerti peran dari setiap makhluk hidup yang mereka temukan.
c. Melakukan dan menumbuhkan terdorongnya gerakan Go Green dengan tumbuhnya rasa cinta mengenai miniature ecosystem ini yang setidaknya seorang pembeli akan menyediakan tempat bagi tumbuhnya vegetasi tersebut dirumah / tempat pembeli meletakan maket ini.Sehingga titik-titik lokasi yang bersifat go green semakin banyak. Serta mendorong banyak orang untuk tetap melestarikan alamnya dengan peningkatan kebutuhan akan budidaya tanaman yang diperlukan.
d. Melakukan riset-riset yang akan dipublikasikan.
